MENCARI MAKNA DALAM KETERASINGAN DAN DERITA
Ketika saya membaca sajak AnggaT Sanjaya, saya seperti diajak melakukan sebuah perjalanan, secara batiniah.
Dan dalam proses kontemplasi dari setengah sadarnya (subconsius) Angga
menuangkan ke dalam bentuk sadarnya (concius) yaitu berupa sajak. Dan kekuatan
karya sastra sendiri dapat dilihat dari seberapa jauh pengarang mampu
menungkapkan ekspresi kejiwaan itu ke dalam sebuah cipta sastra. Dan dasar
analisis secara psikologi sendiri